Kegiatan Respon Gempa Sulawesi Barat (Majene)

7 hari YD1DZG Anggota ORARI LOKAL DEPOK [ Core ORLOK Depok ] di Kab Majene SULBAR

Dalam merespon musibah gempa Sulawesi Barat (Majene), kami sebagai salah satu anggota Orari Lokal Depok yang juga tergabung dalam misi kemanusiaan dalam Tim Medis bersama BSMI, menuju lokasi dengan membawa perangkat radio sebagai dukungan komunikasi. Sebagai kelengkapan yang kami bawa, diantaranya : Antena Flowerpot 2M band, Antena Telex, Rig, Power suply, dan 1 set coaxcial. Kami di bantu oleh rekan satu tim dari RS Lapangan BSMI saudara M Nazir Hasan dalam pelaksanaan dilapangan dengan memasang antena diatas bukit dan mengikatnya di atas pohon tertinggi agar memudahkan komunikasi tersambung dengan Repeater Orari Lokal Majene dan juga frekuensi komunitas, serta memaksimalkan jarak pacaran HT point to point di wilayah tempat posko berada dimana lokasi wilayahnya berada di perbukitan tepi pantai Wilayah Kec. Malunda, Sebrang SMK Kota Tinggi Kab. Majene.

Pada saat akan di install perangkat yang kami bawa mengalami gangguan dimana Power Supply sebagai tenaga utama dari Rig mengalami korsleting sehingga tidak berfungsi. Setelah kami berkoordinasi dengan rekan di pos pantau Orari yang berada di markas Kodim Malunda, namun ternyata pada hari itu keadaadn di pos sedang kosong, sehingga kami kemudian meneruskan perjalanan menuju Kota Majene yang memakan waktu kurang lebih 3 jam untuk berkoordinasi dengan pengurus Orari Lokal Majene sekaligus bersilaturahim terkait bantuan untuk dukungan pinjaman power suply untuk membantu pos dukom di malunda agar bisa beroperasi.

Setiba di Kota Majene, kami singgah di Sekretariat Lokal Majene, dimana disana disambut langsung oleh Wakil Ketua Orlok Kota Majene YF8BOB A. Mansyur yang biasa dipanggil OM Bob, ada OM Junaid YG8EFX, OM Prabu yang pada saat itu sedang bertugas sebagai operator, juga rekan rekan lainnya yang sedang berada pada sekretariat. Setelah berkoordinasi, sharing dan berdiskusi terkait dengan respon gempa sulbar dan lain sebagai, kami kembali ke Malunda dengan membawa perangkat power suply yang dipinjamkan dari Pengurus Lokal Majene.

Setiba di Pos Malunda, kembali mengoperasikan perangkat komunikasi dengan dukungan power suply yang telah kembali berfungsi. Alhamdulillah, dengan penuh perjuangan akhirnya kami bisa kembali terhubung dengan Repeater Lokal Majrne dan melakukan kontak serta memberikan informasi, salah satunya dengan operator Ahmad Fauzy YG8AGX yang pada saat sedang standby pada frekwensi 2 M di 144.420. Setelah itu, aktifitas dukungan komunikasi mulai dipergunakan sebagai Relay antar HT untuk memudahkan informasi antara antara Pos Dinkes, dan Kodim serta BNPB yang berjarak kurang lebih 1,5 km yang terhalang bukit terhadap posko medis dan sekitarnya yang berada di atas bukit depan SMK Kota Tinggi. Serta juga memudahkan interaksi komunikasi antar relawan yang menggunakan point to point dengan jarak yang cukup jauh.
Sejak berita ini dintulis fungsi dan aktifitas dukungan komunikasi masih tetap berjalan, terima kasih Orari.

Agus Setiawan – YD1DZG
Orari Lokal Depok

NGOBRAS TENTANG COVID19 Bersama ORARI LOKAL DEPOK [ 20 Jan 2021 ]

COVID SANG HANTU DUNIA

Hampir satu tahun  kita hidup berdampingan dengan sang hantu dunia  yang bernama “Covid-19”. Makhluk yang  tidak tampak wujudnya, namun dahsyat akibatnya bahkan membawa mematikan. Begitu dilemanya manusia menyikapi masalah ini. Apakah hantu yang satu ini diciptakan oleh manusia/seseorang yang mempunyai  kepentingan, atau memang makhluk ciptaan Allah yang diturunkan ke muka bumi ini? Apapun itu, yang jelas saat ini kita sedang berjuang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid-19.

Di awal tahun 2021, ORARI Lokal Depok mengadakan Ngobrol Santai (Ngobras) tentang “Covid-19” melalui radio 2 m band pada frekuensi 145.620 MHz. Acara dipandu  langsung oleh Ketua ORARI Lokal Depok, M Zulkarnain-YB1DXP. Disini rekan – rekan yang pernah terpapar covid dan anggota ORARI yang juga tokoh masyarakat berbagi pengalaman dalam berjuang dan menangani covid, yaitu: David Barus – YD1JRI, Syarief Hidayat – YB1FWO, H. Mahpudin – YC1MPN, Wahyu – YC1CWK, dan Adin F- YC1GTQ.

PENGALAMAN OM SYARIEF – YB1FWO: PERTEMUAN MAKAN SIANG

Om Syarief dinyatakan positif covid beberapa hari setelah beliau bertemu dalam acara makan siang bersama dengan kawannya, saat itu beliau dalam keadaan membuka maskernya. Adapun gejala-gejala yang di rasakan adalah batuk, demam/suhu badan mencapai 39.5°C, badan pegal-pegal dan hilang indra perasa dan penciumannya. 

Begitu dahsyatnya virus covid ini, sehingga seisi rumah beliau pun ikut tertular. Jadilah beliau sekeluarga mondok di Rumah Sakit selama 2 minggu. Alhamdulillah saat ini beliau dan keluarga sudah dalam keadaan sehat walafiat.

Pesan yang dapat kita petik, covid itu ada dan mengherankan bila masih ada orang yang menyepelekan. Penanganan covid pada dasarnya ditanggung pemerintah, asal ditangani rumah sakit rujukan, memakai obat yang sudah ditentuan dan syarat harus warga Negara RI.

PENGALAMAN OM DAVID – YD1JRI: PERJALANAN KE LUAR KOTA

Om David dinyatakan positif covid tanpa gejala di bulan Pebruari 2020, saat awal pandemi belum banyak alat tes covid. Dituturkan karena seringnya perjalanan ke luar kota karena tuntutan pekerjaan. Sang istri juga dinyatakan positif covid-19.

Beberapa tips dari om David adalah jaga makanan, kesehatan dan selalu bahagia. Untuk mengetes pernafasan dilakukannya dengan menyanyikan satu lagu. Ketika sakit ia tidak selesai menyanyikannya.

PENGALAMAN OM  MAHPUDIN – YC1MPN: MENGENDALIKAN COVID DI LEVEL KOMUNITAS

Beliau adalah ketua RW dan juga sebagai Ketua SATGAS Covid dilingkungan tempat tinggalnya di Pesona Kahyangan Depok. Komunitas adalah benteng pertahanan dari serangan covid, sehingga tokoh lingkungan harus bersikap tegas dan warga harus disiplin dengan protokol kesehatan.

Pelajaran menarik adalah beliau memberlakukan bagi  warganya yang baru pulang dari luar kota / luar negri  untuk menyerahkan hasil swab pcr kepada pengurus lingkungan, Selain itu, warga diminta untuk isolasi beberapa waktu. Hal ini dilakukan untuk antisipasi memutus rantai penyebaran covid.  Lingkungannya rutin melakukan penyemprotan.

PENGALAMAN DAN TIPS DARI OM WAHYU – YC1CWK: EVAKUASI KERABAT KARENA KOMORBIT/PENYAKIT PENYERTA (PARU)

Situasi kedaruratan membutuhkan pertolongan cepat. Bila tenaga medis saat ini sudah kewalahan melayani para penderita covid, maka keluarga dekat pun harus cepat turun tangan. Pengalaman yang di sampaikan oleh Om Wahyu – YC1CWK ini berawal dari kesibukannya membantu sang adik tercinta yang mengalami sesak nafas  karena covid. Penuhnya rumah sakit dan sulitnya mendapatkan ruangan menjadi keprihatian kita semua.  Saat sang adik masih berada di rumah dan sangat membutuhkan alat bantu pernafasan adalah saat – saat genting. Ia harus mencari toko refil oksigen / menyewakan tabung oksigen yang buka selama 24 jam. Disinilah perlunya informasi dan pentingnya berbagi bersama kawan dalam organisasi.

Alhamdulillah saat ini adik beliau sudah di tangani oleh pihak Rumah sakit. Berdasarkan pengalamannya,  om Wahyu memberikan tips, antara lain; sebaiknya kita menyimpan nomor – nomor telepon penting  seperti  RS  terdekat, menyimpan  foto copy dokumen – dokumen seperti Kartu Keluarga, KTP, BPJS  guna mempermudah kita pada saat – saat dibutuhkan. Selain itu ia juga  berbagi info tentang  beberapa  lokasi  penjual refil oksigen /penyewa tabung oksigen yang  bùka 24 jam di daerah Depok antara lain :

  • Jln Tole Iskandar – Depok  ~>  di sebrang perumahan Griya Asri.
  • Jln Raya Mukhtar No.7 Sawangan – Depok. No tlp: 081316092772 .
  • Daerah Parung No tlp. 083813973995.

Informasi penting lainnya adalah  tentang team medis untuk swab PCR/Antigen yang bisa di panggil ke rumah melalui tlp. Jadi kita tidak perlu melakukan swab ke rumah sakit. Cukup tlp ke nomor: 0813 – 1675 – 7931. Untuk swab antigen biayanya adalah Rp200.000.  Dan untuk swab PCR biayanya Rp 750.000.

Demikianlah sekilas pengalaman  teman – teman ORARI Lokal Depok. Semoga bermanfaat  untuk kita semua. Akhir kata penulis menyampaikan  sayangilah diri kita, keluarga kita, juga teman – teman kita dengan cara  mematuhi protokol  kesehatan 5 M  yaitu :

  • mencuci tangan dengan sabun di air mengalir
  • memakai masker
  • menjaga jarak
  • mengurangi mobilitas
  • menjauhi kerumunan.

TERIMA KASIH DAN SALAM SEHAT . 🙏

 [Redaksi_Media_ORLOK_DEPOK_de ‘ YC1DFC]

TEAM MEDIA ORLOK DEPOK YC1DFC

Anggota Core ORLOK Depok bersama rekan Core ORLOK Kab Bogor di posko tanggap bencana Gunung Mas

[ 19 Jan 2021 ] Tepatnya hari selasa sekira pukul 10.43 WIB, Team CORE ORLOK Depok mendapatkan berita dari Team Core ORLOK Kab Bogor, bahwa ada laporan terjadi Banjir Bandang di Gunun Mas, yang terletak di Kabupaten Bogor, Di Koordinatori Oleh YC1PW selaku Ketua Bidang Operasi dan Teknik/ Koordinator CORE ORLOK Depok YC1PW [ Prima Widiyanto berkoordinasi dengan tim yang akan begabung bersama team lain di lokasi bencana. ada 2 [dua] anggota CORE ORLOK Depok yang di arahkan ke lokasi bencana yaitu : YD1ANF dan YD1AMZ dan YG1AEL menuju lokasi bencana pada malam harinya pada pukul 20.00 WIB, untuk bergabung pada POSKO Bencana ORLOK Kab Bogor di Area Gunung Mas. [redaksi_media ORLOK_Depok 2021]

REPEATER’S

INFO REPEATER’S :

Lokal
Jakarta Utara
RX 434.880 MHz
TX 430.880 MHz
Tone 88.5 Hz

Jakarta Barat
RX 434.780 MHz
TX 430.780 MHz
Tone 88.5 Hz

Jakarta Pusat
RX 434.620 MHz
TX 430.620 MHz
Tone 88.5 Hz

Jakarta Selatan

Jakarta Timur
RX 146.780 MHz
TX 146.180 MHz
TONE 88.5 Hz (sedang OFF)

CrossBand to (belum terkonek)

RX 430.560 MHz
TX 434.560 MHz

TONE 88.5 Hz

Repeater UHF INTERKONEKSI A

Jakarta Timur link :
RX 430.460 MHz
TX 434.460 MHz
TONE 88.5 Hz

Link to Bandung
RX 434.540 MHz
TX 430.540 MHz
TONE 88.5 Hz

Link to Banten (Link sdg OFF)
RX 434.640 MHz
TX 430.640 MHz
Tone 88.5 Hz

Link to Brebes
Rx 434.780 MHz
Tx 430.780 MHz
Tone 88.5 Hz


Non Link
UHF Jawa Tengah

Pemalang
Rx 432.680 MHz
Tx 437.680 MHz
TONE 88.5 Hz

Pemalang
RX 434.560 MHz
TX 430.560 MHz
TONE 88.5 Hz

Tegal
Rx 434.690 MHz
Tx 430.690 MHz
Tone 82.5 Hz

BANYUMAS
RX 434.340 MHz
TX 430.340 MHz
Tone 88.5 Hz

JOGJAKARTA
RX 434.550 MHz
TX 430.550 MHz

Tone 88.5 Hz

Repeater UHF INTERKONEKSI B pulau Dewata BALI, JAWA TIMUR & JAWA TENGAH.

Link to Penanjakan
Bali
RX. 434.125 MHz
TX. 430.125 MHz
TONE. 88.5 Hz

Link to Penanjakan
SOEROBOYO

RX. 434.150 MHz
TX. 430.150 MHz
TONE 123 Hz

G. Penanjakan
RX. 430.550 MHZ,
TX. 434.550 MHZ,
TONE 88.5 Hz

Link to Surabaya
PONOROGO
RX. 430.625 MHz
TX. 434.625 MHz
TONE 88.5 Hz

Link to Penanjakan
Gn Perahu
RX 430.940 MHz
TX 434.940 MHZ
TONE 88.5 Hz

Link to Penanjakan TELOMOYO
RX. 434.880 MHz
TX. 430.880 MHz
TONE 123 Hz

Link to Penanjakan
Gn MERBABU timur

RX. 438.150 MHz
TX. 433.150 MHz
TONE 88.5 Hz

Gn Merbabu barat

RX 430.430 MHz
TX 434.430 MHz
TONE 88.5 Hz

Link to

SEMARANG

RX 430.700 MHz
TX 434.700 MHz
TONE 88.5 Hz

Link to

Cirebon

RX 432.550 MHz
TX 437.550 MHz
TONE 88.5 Hz


Data Repeater² VHF di Jabodetabek/JaBar/Banten
Note : Duplex – 0.6MHz dan tone selalu 88.5Hz (kecuali ditentukan lain)

146.62 : Garut
146.64 : Bogor
146.66 : ODJ
146.68 : JakSel & Indramayu
146.70 : Jakarta Utara & Sumedang
146.72 : OrDa JaBar
146.74 : Tangerang
146.76 : Uj Berung (bandung)
146.78 : Jakarta Timur
146.80 : Banten
146.82 : Jakarta Pusat
146.84 : Cilegon
146.86 : Pangandaran
146.88 : Purwakarta
146.90 : Bogor
146.92 : Kerawang
146.94 : Tanggerang Selatan
146.96 : Bekasi Kota
146.98 : Cirebon Kota
147.00 : Emergency ODJ

Jawa Tengah Repeater VHF

146.620. : Temanggung
146.640 : Kudus
146.660. : Kebumen
146.680 : Karangayar & Wonosobo
146.700 : Kajen
146.720 : Klaten
146.740 : Jepara
146.760 : Kudus (Gn Muria)
146.780 : Pati & Brebes
146.800 : Pemalang
146.820 : Banyumas
146.840 : Tegal & Purworejo
146.860 : Semarang & Kulon Progo
146.880 : ORDA Jateng (Telomoyo)
146.900. : ORDA DIY
146.920 : Yogya (nglanggran)
146.940 : ORDA JaTeng (Gn. Prahu)
146.960 : Yogya (Pathuk) & Pekalongan Kota
146.980 : Borobudur
147.020 : Kendal
147.100. : Wonosobo
147.200 : Batang

Note: diatas 147.02 repeater otomatis duplex + 0.6MHz dan tone 88.5Hz (kecuali ditentukan lain)

Jawa Timur Repeater VHF

146.840 : Blitar
146.900 : Madiun
146.660 : Sidoarjo